Raden Ngabei Yasadipura Tus Pajang  atau yang lebih terkenal dengan sebutan  Yasadipura I  (lahir:  1729  – wafat:  1802 ) adalah pujangga besar dari  Kasunanan Surakarta  yang hidup pada masa awal berdirinya kerajaan tersebut.

Riwayat Singkat

Nama pemilik adalah  Bagus Banjar , putra Tumenggung Padmanegara bupati  Pekalongan . Ayahnya ini masih keturunan  Sultan Hadiwijaya  raja  Pajang . Sewaktu kecil Yasadipura Saya pernah berguru pada Kyai Honggomoyo, seorang ulama dari padepokan  Magelang .

Yasadipura I milen sebagai pujangga pada masa pemerintahan  Pakubuwana III , dan  Pakubuwana IV . Tempat kediamannya disebut dengan nama  Yasadipuran , yang kemudian diwariskan kepada putranya, yang bergelar  Yasadipura II .

Yasadipura I meninggal dunia tahun  1802 , yang juga merupakan tahun kelahiran cicitnya, bernama  Ranggawarsita . Kelak,  Ranggawarsita  inilah yang mewarisi kepujanggaan Yasadipuran dari kakeknya,  Yasadipura II .

Yasadipura I dimakamkan di daerah  Pengging , sekitar 15 km di sebelah barat  Surakarta .

Hasil Karya

Yasadipura I asas sebagai pujangga terbesar  Pulau Jawa  selama abad ke-18. Ia menghasilkan sejumlah karya sastra yang bernilai tinggi. Empat karyanya yang paling monumental berupa saduran dari karya sastra  bahasa Jawa Kuno  terkenal, yaitu:

  • Serat Rama , saduran dari  Kakawin Ramayana
  • Serat Bratayuda , saduran dari  Kakawin Bharatayuddha
  • Serat Mintaraga , saduran dari  Kakawin Arjuna Wiwaha
  • Serat Arjuna Sasrabahu , saduran dari  Kakawin Arjuna Wijaya

Keempat naskah di atas digubah dalam bentuk syair  macapat  dengan  bahasa Jawa  baru. Beberapa baitnya masih sering dikumandangkan sebagai suluk oleh para  dalang  dalam pementasan  wayang  hingga sekarang.

Karya Yasadipura I lainnya adalah  Serat Menak , berupa saduran dari  Hikayat Amir Hamzah  yang berbahasa  Melayu . Kisah ini bercerita tentang kepahlawanan  Hamzah bin Abdul-Muththalib  paman  Nabi Muhammad .

Selain itu, Yasadipura juga menghasilkan dokumen sejarah yang teliti, berjudul  Babad Giyanti , yaitu berkisah tentang pembelahan wilayah  Kasunanan Surakarta  tahun  1755  yang menandai lahirnya  Kesultanan Yogyakarta . okkk

Kepustakaan

  • Andjar Any. 1980.  Raden Ngabehi Ronggowarsito, Apa Yang Terjadi?  Semarang: Aneka Ilmu
  • MC Ricklefs. 1991.  Sejarah Indonesia Modern  (terj.). Yogyakarta: Pers Universitas Gadjah Mada

Harling

HARLING MURAL ART
Seniman Mural Indonesia

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *